Padang – Putri, salah seorang korban kerusuhan Wamena asal Pesisir Selatan sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis RS M Jamil.  Saat ini kondisi seluruh bekas luka bakar sudah dioperasi dan dalam tahap pemulihan. Secara umum operasi luka bakar berjalan baik dan untuk kulit sudah mulai mengalami penumbuhan sel kulit yang baru.

Putri, korban kerusahan Wamena

Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, melalui Hilma Djalil Kabag Rantau Biro Pembangunan, Kerjasama dan Rantau Setdaprov.

Nasrul Abit menyampaikan, Putri masih akan menjalanu konsultasi dengan tim medis RS M. Djamil Padang. Konsultasu dijadwalkan pada Jumat (25/10).

“Untuk pembiayaan, seluruh berobat buk Putri di RS M. Djamil ditanggung oleh Pemprov Sumbar melalui rekening Sumbar Peduli Sesama. Ini meruapkan bagian dari rasa peduli kita bersama masyarakat Sumatera Barat dan para perantau Minang, ” ujar Nasrul Abit.

Dikatakan Wagub Nasrul Abit, putri sebelum dibawa ke Padang sebelumnya dirawat di RS Sentani dan beberapa operasi dan pengobatan sudah pula dilakukan disana. Namun kondisi psikisnya masih trauma dan kegamangan beliau belum dapat sembuh benar, hingga memilih pulang ke Sumbar agar tenang dan bisa cepat menjalani penyembuhan.

Dijelaskan Nasrul Abit, putri sudah dirawat di RS M Jamil sejak 10 Oktober 2019. Selama di RS M Jamil Putri sudah dioperasi untuk mengangkat bekas luka bakarnya.

“Alhamdulillah berkat dukungan keluarga dan tim medis M. Djamil Padang, secara umum kondisi fisik dan mental Putri sudah baik. Kehadiran dan pertemuan dengan keluarga tercintanya, sangat membantu proses pemulihan dari trauma akibat aksi kerusuhan Wamena,” ungkap Nasrul Abit.(rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here