Tanjung Raya – Agar terjadi transparansi dan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran serta mengantisipasi terjadinya tumpang tindih dalam pembagian, maka Sebanyak 233 rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) PKH maupun BPNT atau sembako di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam diberi label khusus.

Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tanjung Raya, Miswarni, pemberian label ke rumah masing-masing KPM ini merupakan bentuk perbedaan antara penerima bansos dengan yang tidak.

Dikatakan, hal ini merupakan amanah dari Kementerian Sosial RI dan salah satu bentuk transparansi pemerintah dalam penyaluran bantuan.

“Untuk di Sungai Batang hari ini ada tiga jorong yang melakukan pelabelan, yaitu Jorong Data Kampuang Dadok, Jorong Batu Ajung, dan Jorong Tanjung Sani. Sementara Jorong lainnya kita masih menunggu jadwal dari Walijorong masing-masing dalam pelaksanaan pelabelan,” kata Miswarni.

Dijelaskan, sebelum melakukan pelabelan, Walijorong masing-masing sudah melakukan koordinasi dengan pemilik rumah agar para KPM tersebut berada di rumah saat petugas melakukan pelabelan.

Pihaknya melanjutkan, bagi KPM yang merasa keberatan atau melakukan penolakan terhadap pelabelan, artinya keluarga mereka isudah mampu dan data sebagai penerima PKH atau BPNT akan dicabut.

Sementara itu salah seorang Pendamping PKH Tanjung Raya, Khairunnisa, menambahkan, pelabelan ini merupakan sanksi sosial terhadap KPM yang tidak merasa miskin.

“Misalnya kalau keluarga mereka itu sudah sejahtera, artinya mereka malu dengan adanya pelabelan ini dan secara otomatis mengundurkan diri sebagai penerima bansos PKH maupun BPNT,” pungkasnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here