Lubuk Basung – Terjaring razia penyakit masyarakat, 4 wanita dan 2 waria digelandang ke Mako Satpol PP Agam, Selasa (29/6) dini hari. Ikut terjaring dalam operasi tersebut 20 botol minuman keras.

Kasat Pol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra menyebutkan, keenam warga tersebut digelandang saat berada di sebuah cafe dibilangan Pasar Inpres, Padang Baru, Lubuk Basung.

“Kami menerima laporan masyarakat yang mana sudah resah dengan adanya kegiatan dinihari. Atas laporan tersebut tim langsung menuju lokasi,” katanya saat dikonfirmasi Komapos.com di ruang kerjannya.

Disebutkan Kurniawan, salah seorang wanita yang terjaring merupakan pengelola cafe. Berdasarkan hasil pemeriksaan, didapati cafe tersebut beroperasi tanpa surat izin dari pemerintah daerah. Untuk sementara cafe tersebut tidak diperbolehkan untuk beroperasi.

“Saat pemeriksaan, pengelola bisa berlaku koorperatif, sementara ini operasi cafe ditutup hingga proses perizinannya selesai dan diawasi khusus,” tuturnya.

Saat penggerebekan, sambungnya lagi, pihaknya juga megamankan 20 botol minuman keras. Saat ini seluruh warga yang terjaring serta pengelola cafe sudah dimintai keterangan di mako Satpol PP Damkar Agam.

“Saat ini mereka sudah diperiksa. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Agam untuk tes urine, dan hasilnya keenamnya negatif narkoba,” jelas Kurniawan.

Pihaknya juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah bekerjasama dalam memberantas penyakit masyarakat. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here