Baso – Penerapan disiplin di seluruh posko check point lintas batas kabupaten Agam dalam rangkaian penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) makin ketat.

Pasalnya, intensitas kendaraan yang makin tinggi juga tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol penanganan covid-19 masih sangat rendah.

Untuk memberi efek jera, selain pemberlakuan sangsi putar balik kendaraan jika tidak mematuhi aturan yang digariskan.

Sangsi push up juga mulai diberlakukan bagi pendatang yang beberapa kali ketahuan tidak menggunakan masker saat berkendara.

Seperti halnya penerapan sangsi disiplin di posko check point Padang Tarok, Baso batas Agam-50 Kota.

Penerapan sangsi disiplin itu, diberikan para pengendara yang sesuai data, kerap tidak menggunakan masker dan sering melintas di posko check point, “ mudah-mudahan hal ini bisa memberi efek jera bagi masyarakat yang masih enggan memakai masker, “ sebut petugas.

Sangsi bagi warga yang masih mengabaikan protokol penanganan covid-19 itu, layak diberlakukan terutama yang tidak memakai masker, menurut Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM, mesti diberlakukan, karena penggunaan masker menjadi salah satu cara paling aman dalam memutus rantai penyebaran covid-19.

“Kami tetap menghimbau masyarakat untuk mewaspadai dan berperan maksimal dalam memutus rantai penyebaran covid-19, terutama warga yang masuk ke wilayah Agam, “ tegas Rahman lagi. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here