Agam – Setelah dilakukan evakuasi terhadap hewan langka seekor kucing emas dengan nama latin (Catompuma temmicki) yang terjerat oleh perangkap babi Selasa (16/6) di Kamang Mudiak Agam akhirnya mati setelah mendapatkan perawatan.

Kepala Balai Konsevasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Resort Bukittinggi Vera Chiko mengatakan, kematian kucing langka diperkirakan diantara malam dini hari

Setelah dilakukan penyelidikan penyebab dari kematian hewan langka ini, kepala (BKSDA) Vera Chiko mengatakan, kematian kucing emas dikarenakan luka yang cukup parah pada bagian kaki kiri sebelah depan.

“Saat kita evakusi lukanya sudah cukup parah bahkan sudah dikerubungi lalat,” ujarnya saat dikonfirmasi Komapos.com (19/6).

Chiko melanjutkan keterangannya, kematian hewan langka juga karena bnyaknya ektoparasid (kutu) yang ada dibadan kucing langka tersebut diketahui setelah kematiannya banyak kutu yang keluar dari bulu bulunya.

” setelah dilakukan penelitian lebih lanjut menurut analisa dokter kucing emas juga mengalami Annemia berat sehingga banyaknya hinggap ektoparasit dibadannya selain itu disebabkan tingginya tingkat stres karena bertemu dengan manusia, ” terang chiko.

Iapun menjelaskan, pihaknya dan tim TMSBK telah berupaya sebaik mungkin untuk pemulihan kondisi kucing emas tersebut, namun dalam proses perawatan kucing langka tersebut hanya mampu bertahan satu hari dan bangkai hewan langka ini telah dikubur disamping Klinik milik Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi.(KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here