Lubuk Basung – Kepolisian Resor (Polres) Agam tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dengan memberlakukan social distancing. Pembatasan tersebut diterapkan guna mencegah merebaknya penyebaran Covid-19.

Kapolres Agam melalui Kasat Intelkam, AKP. Dwi Triharyanto mengatakan saat ini Polres Agam masih melayani masyarakat yang berurusan dengan SKCK. Dikatakan, selama wabah Covid-19, Polres Agam menerapkan pembatasan prioritas.

“Agam masih berada dalam kategori cukup aman terkait Covid-19, namun kita tentu tetap harus waspada. Jadi, kami harapkan yang datang ke sini bagi yang benar-benar memiliki urusan mendesak saja,” ujarnya saat dikonfirmasi Komapos, Selasa (7/4).

Kemudian, lanjut Kasat Intelkam, sesuai dengan instruksi pimpinan, Polres Agam mempunyai SOP terkait pelayanan publik selama siaga Covid-19. Kesehatan fisik masyarakat yang berkunjung harus dilakukan pengecekan.

“Sebelum memulai urusan, kami mengharuskan pengunjung untuk mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, dan menyemprot disinfektan di ruang yang sudah disediakan di depan, dan dilakukan pengecekan suhu,” terangnya.

Di ruangan pelayanan, sambungnya lagi, tempat duduk bagi pengurus SKCK juga diberi jarak. Kemudian, barang-barang yang biasanya bisa diakses publik untuk sementara ditiadakan.

“Seperti pena, diharapkan bawa sendiri dari rumah, biasanya ada air minum untuk publik, sementara ditiadakan,” katanya.

Untuk keperluan sidik jari, sudah ada instruksi pimpinan. SOP sidik jari pun sudah mulai diterapkan.

“Karenan pengambilan sidik jari bersentuhan langsung, itu rasanya cukup riskan penyebaran virus,” tuturnya lagi.

Dikatakan, petugas Polres yang melayani juga dikenakan aturan ketat terkait menghambat penyebaran Covid-19.

“Petugas wajib menggunakan masker dan sarungan tangan saat melayani masyarakat yang berkepentingan,” tutupnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here