Agam.Komapos.com – Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Lakukan meninjau kesiapan sekolah menjelang penerapan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di Kecamatan Ampek Nagari dan Palembayan, Kamis (23/7).

Pemantauan hari ketiga ini  dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Agam Martias Wanto ke sejumlah sekolan diantaranya SMAN 1 dan SMPN 4 Ampek Nagari, serta SMAN 2 dan SMPN 6 Palembayan.

Sekda Kabupaten Agam, Martias Wanto mengatakan, pada kondisi saat ini, di Kabupaten Agam masih melakukan PBM secara daring dan luring. Pada masa penerapan kenormalan Baru (New Normal) banyak masyarakat yang berharap PBM secara tatap muka bisa dilaksanakan.

“Hari ini kita memantau kesiapan di kecamatan IV Nagari dan Palembayan, apakah Sekolah di daerah setempat siap jika PBM tatap muka dilaksanakan,” ujarnya.

Sebelum melakukan PBM tatap muka, pemerintah harus terlebih dahulu memastikan kesiapan sekolah agar dapat memenuhi dan melengkapi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Penerapan protokol kesehatan, dengan mengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, memakai masker, dan protokol lainnya,” jelasnya.

Setelah peninjauan sekolah yang ada di Kabupaten Agam, maka bupati dan seluruh tim serta kepala sekolah akan melakukan rapat, untuk memutuskan bisa atau tidaknya penerapan PBM tatap muka.

Selain itu, sesuai peraturan pemerintah untuk melaksanakan PBM tatap muka, hanya bisa dilakukan di wilayah zona hijau.

“Sekarang ini, status Kabupaten Agam adalah zona kuning. Kita berharap kepada seluruh masyarakat, untuk dapat bersama-sama menjaga diri, agar tidak ada lagi penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam, sehingga status Kabupaten Agam bisa berubah jadi zona hijau,” jelasnya.

 

(KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here