Lubuk Basung – Kepolisian Resor (Polres) Agam melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Agam adakan pelatihan keselamatan 2020 bagi mintra lalu lintas, seperti pengemudi bus umum, sopir travel, oplet, angkot dan pengemudi ojek, Rabu (22/4).

Kapolres Agam, AKBP. Dwi Nur Setiawan, melalui Kasatlantas Polres Agam, IPTU. Dedi Antonis mengatakan, Program Keselamatan Tahun 2020 tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama mitra lalu lintas yang terdampak virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Agam.

“Sebanyak 400 pengemudi di seluruh Kabupaten Agam telah didata untuk diberikan pelatihan tentang memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Kasatlantas, pengemudi juga dilatih sopan santun berlalu lintas, dan Keselamatan berlalu lintas. Tidak hanya itu, para pengemudi tersebut juga akan diberikan bantuan oleh pemerintah.

“Program ini adalah terpusat dari pemerintah pusat. Sesuai amanat Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo bahwa Korlantas Polri akan melaksanakan Program Polri Keselamatan 2020 yang mana program ini adalah suatu kegiatan yang mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan,” terangnya.

Terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Agam, pihaknya juga menyampaikan sosialisasi tentang aturan yang perlu dipatuhi pengendara, khususnya pengemudi transportasi umum.

Dikatakan, pada masa penerapan PSBB 14 hari kedepan, kendaraan umum harus mematuhi aturan muatan 50% dari jumlah tumpangan. Pengemudi ojek hanya diperbolehkan membawa tumpangan berupa barang.

“Selain itu wajib menggunakan masker dan sarung tangan demi menghindari kemungkinan terpapar virus,” tutupnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here