Lubuk Basung – Pasca terus bertambahnya warga yang terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Agam, Kepolisian Resor setempat ambil tindakan tegas. Ratusan warga yang tidak mematuhi aturan PSBB digelandang ke Mako Polres Agam, guna untuk didata dan pembinaan.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, warga yang digiring tersebut hasil penyisiran di warung serta lapangan futsal di kawasan Manggopoh, Kampuang Tangah, Garagahan, Balai Salasa dan sekitarnya.

“Waktu penyisiran dilakukan, kami menemukan masih banyak warga yang tidak menerapkan peraturan PSBB, jadi kita giring ke kantor,” ujarnya Jumat (8/5) malam.

Dijelaskan Kapolres Agam, warga yang diamankan tersebut akan didata dan diberikan arahan tentang aturan PSBB untuk mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Agam.

“Seluruh warga yang terjaring kita kumpulkan di halaman Mako Polres. Kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh, pembinaan dan pemahaman,” ujarnya.

Kemudian, sambung Kapolres, warga tersebut diantarkan kembali ke rumah masing-masing. Dikatakan, operasi penertiban tersebut akan dilakukan setiap hari guna mencegah adanya kerumunan masyarakat atau aktifitas yang melanggar protokol penanganan Covid-19.

“Kami berharap, masyarakat menyadari peran penting mereka untuk ikut menyelamatkan diri sendiri dan orang lain dari paparan virus corona itu, jika tidak diacuhkan, kami akan tindak tegas,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten II Sekab Agam Yosefriawan menuturkan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, apalagi dengan adanya belasan warga yang terinfeksi Covid-19.

“Kondisi saat ini sudah semakin mengkhawatirkan, sudah ada warga kita yang tertular. Kami himbau masyarakat untuk mentaati aturan PSBB sehingga penyebaran virus bisa dicegah,” ujarnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here