Lubuk Basung – Tim Relawan Covid-19 Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam memperketat pengawasan terhadap pendatang atau pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah itu. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona (Covid-19),

Walinagari Duo Koto Joni Safri mengatakan, pengetatan pengawasan itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 terhadap tamu atau pelaku perjalanan yang masuk ke Nagari Duo Koto.

Untuk itu pihaknya meminta kepada petugas posko memperketat pengawasan terhadap perantau yang berdatangan.

“Apalagi saat ini sudah mendekati hari raya Idul Fitri 1441 H, tentu tamu dari luar banyak yang berdatangan. Untuk itu kita harus siaga mengawasi para pendatang dengan melakukan pendataan, pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan dan menanyakan riwayat perjalanannya. Selain itu mereka diminta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari,” kata Joni Safri, Kamis (21/5).

Selain itu, pihaknya juga memberikan arahan kepada petugas posko untuk mengawasi keluar masuknya masyarakat dari luar Nagari Duo Koto dan memberikan himbauan kepada warga dan pendatang untuk menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Corona.

Lebih lanjut, dia menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19, dan mentaati anjuran pemerintah seperti mengenakan masker, tidak berkerumun, tidak keluar rumah apabila tidak penting, menerapkan social-physical distancing, dan rajin mencuci tangan.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here