Tanjung Raya – Pengunjung pasar harian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, saat ini mulai mematuhi aturan menjaga jarak atau physical distancing.

Di pasar harian Maninjau, Rabu (6/5), lapak antar pedagang sudah diberi garis batas 1 meter hingga 2 meter. Bahkan jarak untuk pembeli juga diatur.

Hal Itu merupakan upaya memecah kerumunan massa agar tidak terpapar Covid-19. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk mendukung aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Dari pantauan kita, saat ini masyarakat sudah mulai mematuhi aturan jaga jarak atau physical distancing dan menggunakan masker. Namun masih ada beberapa pengunjung yang belum taat akan aturan itu. Akan tetapi, mereka tetap kita ingatkan terkait aturan-aturan tersebut,” kata Ketua Pengelola Pasar Maninjau Edmond Marsha.

Menurutnya, aktivitas pasar saat ini tidak terlalu ramai seperti biasanya. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah mulai paham akan aturan PSBB sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Bahkan pihaknya juga tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di arel pasar. “Bagi pengunjung yang tidak memakai masker, mereka kita larang memasuki area pasar,” tuturnya.

Di sisi lain Ia menyebutkan, untuk kedepannya pedagang diharapkan mereka yang berjualan kebutuhan pokok dan bahan pangan serta yang berdomisili di Kecamatan Tanjung Raya.

“Untuk kedepannya yang pedagang yang berasal dari luar daerah, itu kita larang berjualan disini. Ini dilakukan sebagai antisipasi kita dari paparan Covid19,” tambahnya.

Ia berharap agar masyarakat selalu mengikuti anjuran yang dibuat oleh pemerintah serta menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Corona.

“Kepada masyarakat diminta kesadarannya untuk mematuhi segala aturan agar rantai penyebaran Covid-19 bisa segera diputuskan,” jelasnya.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here