Lubuk Basung – Sejalan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Agam, Kepolisian Resor (Polres) Agam makin gencar lakukan sosialisasi dan imbauan. Masyarakat diminta untuk mematuhi segala aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Kapolres Agam, AKBP. Dwi Nur Setiawan mengatakan, sehubungan dengan pemberlakukan PSBB di wilayah administrasinya, Polres Agam selama tiga hari kedepan gencar memberikan sosialisasi dan imbauan. Dikatakan, pihaknya hampir setiap malam melakukan patroli.

“Beberapa hari terakhir dan untuk beberapa hari kedepan, kami akan gencar lakukan sosialisasi, seperti di warung-warung dan sejumlah tempat keramaian,” ujarnya, Rabu (22/4).

Dijelaskan, Polres Agam selama penerapan PSBB, pihaknya tetap berpedoman pada Permenkes 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang merupakan kelanjutan dari Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Setelah sosialisasi dijalankan, bagi yang tidak mematuhi peraturan tersebut akan kita ambil langkah penindakan,” katanya.

Saat ini, sambung Kapolres Agam, pihaknya telah memperketat penjagaan di tiga lokasi di perbatasan Agam. Pengendara yang akan melintasi perbatasan Agam harus mematuhi protokol Covid-19 yang telah ditentukan pemerintah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak dulu berkumpul-kumpul, penyedia jasa makanan harus terapkan protokol, kalau bisa take a way, sehingga penanganan Covid-19 bisa cepat ditangani,” tutup Kapolres.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here