Lubuk Basung – Rabu (8/6) ini skema kenormalan baru produktif telah diterapkan di Kabupaten Agam . Mengingat sebagai salah satu sentra pelayanan publik yang ramai kunjungan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Capil) Kabupaten Agam membuka pelayanan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Agam, Misran mengatakan Disdukcapil tetap memaksimalkan pelayanan publik saat penerapan skema kenormalan baru yang ditetapkan pemerintah. Dikatakan, dalam pelayanan pihaknya tetap mengutamakan Pelayanan Administrasi Kependudukan dengan Whatsapp (PAK DEWA).

“Disdukcapil tetap mengutamakan pelayanan publik, segala urusan administrasi yang dibutuhkan masyarakat kita layani, namun mengingat risiko Covid-19 yang masih cukup tinggi, kami lebih mempertajam pelayanan melalui PAK DEWA,” ujarnya, Rabu (7/6).

Dijelaskan Misran, sungguh pun pelayanan dilakukan via daring, namun pihaknya meminta masyarakat berkerjasama dalam melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Untuk mempermudah proses pengurusan, masyarakat diminta untuk mempersiapkan persyaratan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Misalnya mengurus KTP yang hilang, maka syarat yang diperlukan Surat Kehilangan Kepolisian dan Fotocopy KK. Mohon Surat Kehilangan Kepolisian tersebut benar-benar diurus, jangan memoto milik orang lain, nanti bisa jadi masalah,” jelasnya.

Sebab, lanjut Misran, pada saat pengambilan dokumen asli, pihaknya akan meminta dan memverifikasi persyaratan administrasi yang asli. Jika tidak bisa menunjukan, pihaknya tidak akan menyerahkan berkas yang diurus.

Ditambahkannya, bagi masyarakat yang ke kantor Disdukcapil adalah masyarakat yang benar-benar akan mengambil dokumen yang diurus. Pihaknya akan menghubungi langsung warga yang bersangkutan.

Kemudian tambahnya, untuk mencegah kerumunan, masyarakat tidak harus mengunjungi kantor capil saat pengurusan. Cukup hubungi Disdukcapil melalui kontak Whatsapp yang telah disediakan.

“Jadi ke kantor capil hanya bagi masyarakat yang akan mengambil dokumen dengan membawa syarat-syarat yang dibutuhkan,” tuturnya.

Dikatakannya lagi, saat pengambilan dokumen, pihaknya mewajibkan masyarakat mentaati protokol Covid-19. Masyarakat harus menggunakan masker dan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

“Kalau bisa jangan beramai-ramai, cukup yang berkepentingan saja yang ke sini,” pungkasnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here