Agam.Komapos.com – Sekretaris Kabupaten Agam Martias Wanto  lakukan memantau kesiapa sekolah untuk menyingkapi, menyikapi rencana pembukaan kegiatan proses belajar mengajar (PBM) sistim tatap muka di masa new normal pandemic covid-19.

Sekda Agam, Martias Wanto mengatakan, monitoring tersebut merupakan salah satu bentuk evaluasi awal yang dilakukan Pemkab Agam bersama gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) untuk menindaklanjuti rencana PBM tatap muka, pasca diberlakukannya kegiatan belajar sistim daring, sejak masa darurat pandemic covid-19 Maret lalu.

“Monitoring ini akan dilakukan selama dua minggu kedepan untuk memastikan kesiapan sekolah untuk PBM tatap muka yang akan dilaksanakan beberapa waktu kedepan,” ujarnya saat dikonfirmasi Komapos.com Senin (20/7).

Dalam penerapan protokol kesehatan, jelas Martias Wanto, pihak sekolah harus menyediakan perangkat cuci tangan, pengaturan jumlah siswa dan jam belajar, serta menjadikan kawasan sekolah wajib menggunakan masker.

“Setiap Guru, pegawai dan siswa yang akan memasuki perkarangan sekolah harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, jika diatas normal segera lakukan pemeriksaan lanjut ke Puskesmas,” katanya lagi.

Sesuai arahan bupati Agam, di kabupaten Agam diharapkan tanggal 10 Agustus mendatang, di berbagai tingkatan sekolah bisa dilaksanakan PBM tatap muka, namun harus dengan jaminan maksimal.

Penerapan protokol kesehatan betul-betul bisa diterapkan, tidak hanya untuk para siswa, tapi juga untuk seluruh pengajar di sekolah dengan berbagai perangkat pendukung yang harus disiapkan sejak dini.

(KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here