Lubuk Basung – Pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) atau lebih dikenal dengan kawin suntik sebanyak 8301 ekor. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam mencatat sepanjang tahun 2019 dan hasil tersebut sudah melebihi dari target.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu mengatakan, jumlah tersebut melebihi dari target yang sudah ditetapkan yaitu sebanyak 7500 ekor, atau terealisasi sekitar 110.7 persen.

“Alhamdulillah melebihi target, kita optimis tahun 2020 ini di Kabupaten Agam akan panen pedet atau anak sapi,” ujarnya saat dikonfirmasi komapos.com jumaat (26/6).

Ia juga mengatakan, ini adalah salah satu bukti keseriusan Pemerintah Kabupeten Agam dalam upaya mencapai swasembada pangan, khususnya daging untuk memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat.

Ia juga menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan IB di Agam, dilakukan secara terintregrasi berupa penyuluhan perbaikan pakan, mutu bibit, dan pengendalian pemotongan betina produktif.

“Kabupaten Agam melarang masyarakat memotong hewan betina pada usia produktif dan jika terbukti melanggar, akan diberi sangsi,” ucapnya.

Petugas perternakan juga memberi penyuluhan bagi masyarakat bagaimana cara mengamati ternak ternak yang birahi atau siap kawin, pabila menemukan tanda tersebut segera melaporkan kepetugas.

Distan Agam mentargetkan ditahun 2020 pelaksanaan IB sebanyak 8402 ekor dengan target kelahiran 5.114 ekor, “Kita optimis target kali ini juga akan tercapai,” tutupnya. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here