Lubuk Basung – Bupati Agam, Dr. Indra Catri menyebut, hingga saat ini baru sekitar 10% Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 yang disalurkan ke masyarakat. Bantuan tersebut terdiri dari BLT Propinsi Sumatera Barat dan sebagian BLT Kemensos. Masyarakat diminta untuk bersabar.

Indra Catri harapkan dalam minggu ini penyaluran BLT akan tuntas sampai 20%. Rumah penerima bansos akan dipasangi label sesuai kategori yang diterima.

“Wajar saja kalau sampai saat ini masih jarang-jarang rumah yang berstiker karena baru 10% BLT yang disalurkan. Kita berharap menjelang akhir bulan akan terpasang secara merata dengan warna dan simbol yang berbeda pada setiap rumah sesuai sumber dananya,” ujar Indra Catri, Rabu (13/5).

Agar bantuan sosial tersebut merata dan tepat sasaran, Indra Catri instruksikan pemerintahan nagari di Kabupaten Agam untuk memasang label di rumah warga yang telah menerima bantuan sosial. Baik untuk bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, propinsi, maupun kabupaten.

Dijelaskan baru-baru ini, aksi pemasangan label tersebut dilakukan di Pemerintahan Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu. Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya telah melakukan aksi yang serupa.

Indra Catri mengapresiasi langkah Pemerintah Nagari Padang Lua dan nagari lainnya yang berani mengambil sikap ini walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang keberatan.

“Diharapkan pemilik rumah dapat menjaga stiker tersebut dengan baik, jika stiker ini hilang atau dicabut kemungkinan bantuan untuk bulan berikutnya tidak dapat diberikan,” sebut Indra Catri.

Dikatakan, hal yang sama akan diberlakukan untuk seluruh nagari di Kabupaten Agam, terutama dalam menyalurkan bantuan dalam rangka penanganan dampak ekonomi dari bencana Covid-19.

“Kedepan semua rumah yang mendapat bantuan akan dipasangi stiker agar diketahui oleh petugas dan juga masyarakat lainnya sekaligus menghindari perbuatan curang. Stiker ini juga sebagai penanda bagi petugas untuk mengucurkan bantuan bulan berikutnya. Selanjutnya seluruh Walinagari akan merekam dan menyimpan data penerima bantuan tersebut, bilamana diperlukan dapat diakses kembali dengan cepat,” jelasnya.

Menanggapi adanya beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh sebagian masyarakat bahwa terkesan bantuan yang turun tidak merata, Indra Catri menjelaskan bahwa wajar saja bantuan tersebut belum merata karena saat ini yang hampir rampung penyalurannya baru BLT Propinsi. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here