Lubuk Basung – PDP yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung Kabupaten Agam Sumatera Barat, Jumat (1/5) kemarin, dinyatakan negatif COVID-19. Status ini diperkuat dengan hasil tes swab dari laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Minggu (3/4).

Hal tersebut di atas ditegaskan Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT2P) COVID-19 Kabupaten Agam, Kasman Zaini, Senin (4/5) siang.

Disampaikan, berdasarkan analisis terhadap sampel swab 1 orang warga Agam berstatus PDP yang meninggal di RSUD Lubuk Basung, Jumat (1/5) siang, yang dikirimkan oleh Dinkes Agam ke Laboratorium Unand, Kepala Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand, Dr. dr. Andani Eka Putra menyatakan hasilnya negatif.

“Hasil tes swab sudah kita terima dan hasilnya negatif,” sebut Kasman.

Dikatakan, pasien laki-laki berusia sekitar 65 tahun meninggal di RSUD Lubuk Basung pada Jumat (1/5) itu, berasal dari Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

Proses pemakaman yang bersangkutan dilaksanakanan sesuai dengan protokol COVID-19 oleh tim RSUD Lubuk Basung.

Senada, Direktur RSUD Lubuk Basung Syahrizal Antoni, juga menyebutkan bahwa hasil tes swab almarhum pasien warga Padang Lansano Nagari Manggopoh Lubuk Basung tersebut dinyatakan negatif.

Sebelumnya, beredar kabar yang mengundang keresahan di tengah masyarakat bahwa usai dinyatakan meninggal, PDP tersebut disebut-sebut positif COVID-19.

“Kami minta masyarakat agar jangan cepat percaya dulu terhadap kabar yang belum pasti, agar tak menimbulkan keresahan, namun begitu harus selalu waspada. Mari kita semua berdoa, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir,” ujarnya.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here