Agam – Akibat hujan yang terus mengguyur Agam, Senin (21/10/2019) hingga Selasa (22/10/2019) pagi, menyebabkan debit air di kawasan Kecamatan Tanjung Mutiara meluap. Bahkan membuat ruas jalan terputus.

Dampak hujan, akses jalan terputus

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir tampak merendam kawasan Gasan Kaciak, Jorong Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan, dan kawasan Jorong Bukik Malintang, Cacang Randah, Nagari Tiku Utara.

Camat Tanjung Mutiara, Yogi Astarian, menyebut banjir merendam areal persawahan dan perkebunan penduduk, terutama di Gasan Kaciak dan Sungai Nibuang.

Selain rumah direndam banjir, jalan kabupaten yang menghubungkan Cacang Randah menuju Bukik Melintang Nagari Tiku Utara juga amblas sekitar lima meter akibat meluapnya Sungai Batang Tiku.

”Saat ini kami masih siaga di lokas banjir, mengantisipasi dampak terhadap masyarakat,” ujar Yogi Astarian.

Menurut informasi yang kami himpun, hingga saat ini, aparat kecamatan bersama aparat nagari sudah siaga di lapangan untuk memantau situasi, sekaligus akan mengambil tindakan jika dampak banjir berpotensi merugikan masyarakat.

Diperkirakan, di kawasan Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, setidaknya 50 rumah terendam banjir dengan ketinggian 20 sampai 30 cm.

Kondisi serupa juga terjadi di jorong Bukik Malintang, Kawasan itu dilaporkan sudah terisolasi, karena debit Batang Tiku yang makin bertambah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Agam, Wahyu Bestari menambahkan pihaknya telah mengerahkan satgas dan tim reaksi cepat BPBD setempat ke lokasi untuk korban banjir.

“Anggota sudah berada di lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban,” katanya.(agm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here