Parik Panjang – Situasi yang semakin sulit di kota membuat para perantau memilih untuk pulang kekampung halaman. Nagari Parik panjang, Kecematan Matur, Kabupaten Agam, Profinsi Sumatera Barat (Sumbar). Sediakan tempat isolasi mandiri untuk para perantau yang memutuskan pulang kampung dit engah pandemi Covid-19.

Pemerintah setempat jadikan gedung MDA sebagai tempat isolasi mandiri yang berada di Jorong Mudiak Sawah Nagari Parik Panjang,

Bangunan 4 ruangan yang berukuran 5×5 dilengkapi satu tempat tidur dengan fasilitas satu ruang serba guna dan kamar mandi.

“Bangunan ini sudah kita persiapkan untuk masyarakat yang pulang kampung saat pandemi, namun tidak bisa melakukan isolasi mandiri dirumah disebabkan banyaknya penghuni atau perantau pulang kampung lebih dari 1 orang per rumah,” ujar Wali Nagari Parik Panjang Yashar didampingi Bamus Dedi Herico, Sabtu (25/4).

Pihaknya juga mencukupi kebutuhan sehari hari untuk warga yang lakukan isolasi mandiri agar mereka tidak keluar bangunan Untuk mejaga terjadinya penyebaran Virus Corona,masyarakat Parik Panjang membuat pos penjagaan dan portal di pintu masuk Nagari, pengunjung yang datang haruas disemprot dengan cairan desinfektan.

“Untuk perantau terlebih dahulu harus memeriksakan kesehatan ke Puskesmas, barulah dilakukan isolasi mandiri,” tutupnya. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here