Lagu-lagu minang ciptaan Dr. Indra Catri diperlombakan pada salah satu program unggulan stasiun televisi Padang TV. Program spesial Kucindan Minang episode grandfinal cover lagu Dr. Indra Catri tersebut menampilkan 8 penyanyi muda berbakat di Sumatera Barat.

Sebagai pencipta lagu, PadangTV menghadirkan Dr. Indra Catri secara virtual. Bupati Agam dua periode tersebut diminta untuk memberikan komentar kepada peserta yang berlomba.

“Setelah melihat dua penampilan peserta, membuktikan bahwa Sumatera Barat banyak menyimpan bakat muda yang kalau diasah terus bisa menjadi penyanyi hebat,” ujar Dr. Indra Catri, Senin (21/9).

Pada kesempatan itu, Dr. Indra Catri mengapreasiasi semangat generasi muda Sumatera Barat yang masih mau mendalami dunia tarik suara, khususnya di genre musik Minang.

Disebutkan, bernyanyi adalah seni untuk menyampaikan suara hati. Menurutnya, memiliki jiwa seni tidak bisa dibuat-buat, sebab jiwa seni merupakan hal yang terbentuk secara alami.

“Jika membuat lagu atau menyanyikan lagu dengan suasana hati atau niat yang baik, maka lagu yang dinyanyikan akan bisa diterima di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Dalam acara unggulan PadangTV itu, lagu berjudul Agam Menyemai menjadi lagu yang paling banyak dinyayikan oleh peserta. Dikatakan Dr. Indra Catri, lagu Agam Menyemai merupakan lagu ceria yang menggelorakan kembali ajaran nenek moyang di bidang pertanian.

“Lagu yang saya karang, dimana musiknya dibuat oleh sahabat saya Tohna Meidy ini menceritakan tentang kehidupan pertanian, yang genre musiknya ceria,” tuturnya lagi.

Saat menciptakan lagu, Dr. Indra Catri, memang banyak mengambil inspirasi dalam alam dan kehidupan masyarakat. Sebab, menurutnya lagu menjadi sarana yang tepat untuk menyampaikan pesan.

Bahkan, dalam lagu Pitaruah Ayah, Dr. Indra Catri melakukan riset dengan membedah 25 pantun yang ada di Minangkabau.

Dalam program telivisi yang dibawakan oleh UJ, Etek Putri dan Udin itu, Dr. Indra Catri tidak lupa menyampaikan bahwa dirinya menciptkan lagu dengan maksud ingin membentuk karakter generasi muda yang lebih berbudaya.

Menurut Dr. Indra Catri, program televisi yang disiarkan PadangTV itu juga salah satu bentuk upaya untuk melestarikan kebudayaan Minangkabau.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada PadangTV, selain telah mengangkat tema lagu karangan saya, juga sebagai salah satu telivisi yang telah berperan menjaga kebudayaan, semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya. (AMC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here