Agam – Senin (22/6) malam sebanyak 5 warga Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang dilaporkan hilang. Keenamnya dikabarkan mendaki Gunung Marapi sejak Sabtu (20/6). Saat ini proses pencarian masih dilakukan.

Kejadian tersebut dibenarkan Camat Canduang, Fauzi. Dikatakan keenam pemuda warga Nagari Bukik Batabuah itu, memulai pendakian ke Gunung Marapi, Sabtu (20/6) pukul 09.00 WIB. Dikonfirmasi identitas masing-masing Halim (20), Yori (21) dan 3 pemuda lainnya. Mereka melakukan pendakian melalui jalur Koto Baru.

Dijelaskan, pada Senin (22/6) pagi pukul 09.00 WIB, kelimanya bertemu dengan warga Bukik Batabuah bernama Rahmad, yang ikut mendaki tapi berbeda kelompok di puncak Marapi, kemudian kedua kelompok tersebut akan turun gunung dengan jalur yang berbeda.

Kelompok Rahmad turun kejalur Koto Baru, sedangkan kelompok Halim cs turun melewati jalur badorai dan tidak membawa bekal.

“Sekira pukul 15.00 WIB, Senin sore, kelompok Halim cs mengirim SMS ke salah satu anggota KPA Agam Palala bernama Zul, yang meminta menyampaikan tolong, karena mereka kehilangan arah di Rimbo Takuruang sesudah itu lost contak,” jelas Fauzi.

Ditambahkan, mendapat informasi itu, anggota KPA Agam Palala, beserta keluarga dan pemuda Bukik Batabuah, mulai melakukan pencarian ke jalur yang ditempuh sampai lokasi yang diinformasikan terakhir, namun tidak menemukan jejak sama sekali, Selasa(23/6) pagi ini.

“Pagi ini, tim gabungan kembali melakukan pencarian, bersama KSB, keluarga masyarakat, dan masyarakat Bukik Batabuah,yang dikoordinir walinagari bersama camat, dengan membuka posko khusus di kantor walinagari. Kita juga sudah laporkan hal itu pada OPD terkait, yang diharapkan segera dilakukan pencarian secara khusus dengan melibatkan berbagai unsur, “ tuturnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here