Sungai Batang – Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum sepenuhnya dijalankan masyarakat Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya hingga saat ini masih terpantau kegiatan yang melibatkan kerumunan warga seperti Rumah ibadah dan pasar.

Salah satunya di Pasar Tradisional Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Rabu (29/4) terlihat para pedagang dan masyarakat yang belum menerapkan Social dan Physical distancing dalam proses transaksi jual beli.

Wakapolsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin mengatakan, sangat disayangkan masyarakat masih belum bisa menerapkan PSBB secara maksimal. Hal itu bisa menjadi pemicu penyebaran Covid-19 di Kecamatan Tanjung Raya.

“Seperti pantauan kita kemarin, pengunjung dan pedagang grosir masih saja bertumpuk di satu tempat. Oleh karena itu kita beri teguran kepada mereka agar kedepannya tidak melakukan hal seperti ini lagi,” katanya kepada komapos.com.

Dijelaskanya bagi pedagang yang tidak mengindahkan aturan, nantinya akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku di pemerintah Nagari maupun pengurus pasar.

“Kita minta pemerintah nagari untuk memberi sangsi dengan adanya ganjaran diharapkan diharapkan bisan meningkatkan kedisiplinan kepada pedagang pedagang dan grosir” harapnya.

Sementara itu, Walinagari Sungai Batang, Jhon Hendra menyampaikan,Pemerintah Nagari beserta Bamus, KAN, Tokoh Masyarakat, dan lembaga lain akan mengatur jarak lapak pedagang di Pasar Sungai Batang agar tidak terjadi kerumunan nantinya.

Ia berharap masyarakat bisa mentaati segala anjuran dan protokol kesehatan yang belaku selama PSBB berlangsung. Terutama mengenakan masker saat diluar rumah, menjaga jarak, tidak berkerumunan, dan menjaga kebersihan supaya penyebaran Covid19 tidak terjadi di Nagari Sungai Batang.

“Kita akan membuat aturan wajib pakai masker bagi pengunjung dan pedagang di pasar Sungai Batang. Hal ini sebagai langkah antisipasi kita dari bahaya paparan virus Corona,” jelasnya. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here