Agam.Komapos.com –  Akses jalan  Lubuk Basung – Ditutupnya akses lalulintas, Bukittinggi – Lubuk Basung tepatnya di Kawasan Kelok 44 akibat longsor yang terjadi Minggu (26/7) tidak mempengaruhi pasokan dan harga Sembako  di beberapa pasar tradisional di Kecamatan Lubuk Basung.

 

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindustri dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Agam, Aguska Dwi Fajra mengatakan, tidak adanya pengaruh yang berarti terhadap harga pokok bahan pangan walau akses jalan kelok 44 terjadi penutupan. Hal itu dikarenakan adanya sejumlah jalan alternatif yang dapat ditempuh pedagang, seperti jalan di Palembayan dan Pariaman.

“Tidak adanya pengaruh signifikan pasokan dan harga komiditi, tetap stabil,”  katanya saat dikonfirmasi Komapos.com Rabu (29/7).

Ia mengatakan, yang menjadi indikator berpengaruhnya suatu peristiwa dengan pasokan dan harga pasar dapat diukur dari stabilitas harga, sementara itu dari hasil pantauan yang dilakukan di lapangan, tidak perubahan harga yang berarti.

“Hasil peninjauan yang kami lakukan di lapangan, sejumlah harga komoditas masih terpantau stabil, itu artinya pasokannya juga bisa disimpulkan aman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Nelvia Fauzana mengatakan, meski mengalami fluktuasi, harga sejumlah sembako di pasar tradisional masih terpantau normal.

Dirinci, harga sembako yang terpantau stabil antara lain beras, gula, minyak goreng, daging, tepung, telur, minyak tanah dan kelapa.

“Untuk harga sayuran rata-rata mengalami kenaikan harga antara Rp. 1000 hingga Rp. 2000,” sebutnya.

Dikatakan, sampai hari raya Idul Adha, pihaknya akan terus melakukan pemantau terhadap harga pokok bahan pangan dipasaran, karena saat ini haraga masih dalam keadaan normal.

” Kita cuma berharap semoga saja harga pokok bahan pangan sampai hari raya Idul Adha tetap stabil,” tutupnya.

 

(KP-Jen)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here