Malalak – Jalur alternatif Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, yang menghubungkan Padang menuju Bukittinggi, Sabtu (18/4) sekitar pukul 15.00 WIB, tertimbun tanah longsor sepanjang 15 meter, tinggi dua meter menimbun badan jalan akibat tingginya curah hujan

“Kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati daerah itu, akibat material tanah menimbun badan jalan setinggi dua meter dan panjang 15 meter,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi saat dikomfirmasi komapos.com.

Dia mengatakan Karena banyaknya material tanah longsor yang menutup badan jalan, harus mnggunakan alat berat dan mesin penerang.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan camat setempat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumbar ( DPUTR) agar segera membersihkan material longsor.

“Kita telah melakukan koordinasi dengan camat setempat dan DPUTR agar mengerah kan alat berat untuk membersihkan material longsor, agar arus lalulintas kembli normal,” ucapnya.

Dengan keadaan seperti itu M.lutfi menghimbau pengguna jalan dan masyarakat agar berhati hati dan lebih meningkatkan kewaspadaan, dan segera berhenti apabila curah hujan tinggi. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here