JA (35) dan FW (30) setelah diamankan Satresnarkoba Polres Agam, Sabtu (10/8/2019)

Komapos.com, LUBUK BASUNG – Disaat orang merayakan malam takbiran, dua warga Nagari II Koto Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, JA (35) dan FW (30) diduga sedang asyik melinting dan mengisap ganja.

Akibatnya, keduanya diciduk Satresnarkoba Polres Agam, di halaman belakang tempat penggilingan padi (heler) di Sawah Liek, Jorong Mudiak, Nagari II Koto Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (10/8/2019) sekira pukul 19.30 Wib.

Peristiwa penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi Sik didampingi Kasat Res Narkoba, Iptu Elvis Susilo bersama Paursubbag Humas Aiptu Septa Beni Putra melalui siaran persnya.

“Satresnarkoba Polres Agam berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan tindak pidana Narkoba jenis sabu-sabu dan daun ganja,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, setelah mendapat laporan masyarakat, Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Elvis Susilo bergerak mendatangkan lokasitempat kedua tersangka selalu memakai narkoba.

“Laporan tersebut benar dan kita dapati kedua sedang memakai narkoba jenis ganja,” ujar Kapolres.

Diungkapkan Kapolres, usai ditangkap kedua tersangka pun digeledah polisi. Ternyata pada JA yang warga Pasa Akaik Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya dan kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek ditemukan dua paket narkotika golongan 1 jenis ganja yang dibungkus plastik warna bening.

Tak hanya itu, pada FW, warga jorong Tanjuang Batuang Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, polisi malah menemukan delapan paket narkotika golongan 1 jenis sabu dibungkus plastik warna bening beserta uang yang diduga sebagai hasil penjualan sabu senilai Rp 1.2 juta.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini, kedua tersangka berikutbarang bukti telah diamankan di Mapolres Agam guna dimintai keterangan dan penyidikan lebih lanjut,” sebut Kapolres.

Atas tindakan melawan hukum dengan Pasal 114 (1) juncto Psl 112 (1) dan 111 (1) UU No 35 thn 2009 tentang Narkoba. Kedua tersangka terancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (KP/Mahesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here