Lubuk Basung – Pasca keluarnya hasil tes swab petugas kesehatan di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Agam, 3 Puskesmas dinyatakan dapat beroperasi kembali. Sementara 1 puskesmas melaksanakan pelayanan terbatas, dan 1 puskesmas masih ditutup.

Bupati Agam, Dr. Indra Catri melalui Jubir GTP2 Covid-19 Agam, Kasman Zaini, menyebut 3 puskesmas yang dapat beroperasi antara lain Puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Tilatang Kamang, dan Puskesmas Biaro.

“Dari 100 petugas yang diperiksa swab, hanya 1 yang terkonfirmasi positif, jadi Puskesmas Lubuk Basung sudah dapat beroperasi kembali,” ujarnya, Senin (11/4).

Dikatakan, hal yang sama juga terhadap Puskesmas Tilatang Kamang, dan Biaro yang diambil swabnya berdasarkan tracking “ AG” juga telah keluar hasilnya dan dinyatakan negatif. Maka, lanjutnya, kedua puskesmas sudah dapat beroperasi kembali.

Sementara itu, Puskesmas Baso masih melaksanakan Pelayanan Terbatas sambil menunggu hasil swab petugasnya keluar secara tuntas.

Dijelaskan, pelaksanan pelayanan terbatas yang dilaksanakan oleh beberapa puskesmas yang anggotanya terpapar Covid-19 beberapa hari yang lalu, hanya difokuskan untuk melayani pasien yang betul mendesak untuk dilayani, seperti kecelakaan, melahirkan dan kondisi darurat lainnya.

“Jadi kita tidak pernah menutup total pelayanan puskesmas namun hanya membatasi. Langkah ini perlu diambil untuk menjaga supaya tidak terjadi penularan Covid-19 di Puskesmas yang anggotanya terpapar positif Covid-19,” tutupnya.

Ditambahkan, pelayanan dilaksanakan di UGD masing masing Puskesmas. Petugasnya dilengkapi dengan APD Level 3.

Puskesmas yang masih ditutup dan belum bisa memberikan pelayanan yaitu Puskesmas Lasi. Saat ini tim GTP2 Covid-19 masih menunggu hasil tes swab petugas keluar.

“Puskesmas Lasi, sementara menunggu hasil swabnya keluar, ditutup dan pelayanan dialihkan ke puskesmas terdekat,” jelasnya. (KP/Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here