Lubuk Basung – Ketua, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Agam, Martias Wanto mengimbau pengurus pasar tradisional agar mengurangi aktivitas pasar sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk memaksimalkan pasar online yang sudah difasilitasi.

Dikatakan, saat ini masih ditemukan pasar tradisional yang beroperasi, meski terbilang sepi pengunjung. Namun, jika aktivitas pasar tidak dikurangi, maka kerumunan banyak orang akan kembali terjadi.

Dijelaskan Martias Wanto, pihaknya selalu mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting, apabila pergi ke pasar jangan berlama-lama.

“Kemudian pengurus pasar kami juga minta untuk mengingatkan pedagang agar menjaga jarak baik sesama lapak pedagang, pedagang dengan pembeli maupun pembeli dengan pembeli. Bahkan semua aktivitas di pasar diwajibkan pakai masker,” ujarnya, Kamis (23/4).

Menurut Martias Wanto, di pasar tidak diperbolehkan terjadi penumpukan. Selesai belanja masyarakat diminta untuk secepatnya pulang ke rumah. Kalau ada yang tidak mematuhi aturan akan ditegur atau bisa diberi sanksi, karena tidak mematuhi protap.

Sepanjang mematuhi protap, ia mengimbau bagi masyarakat yang membutuhkan keperluan harian, bisa menghubungi jasa pengangkutan yang sudah diumumkan sebelumnya.

Bahkan juga sudah disosialisasikan nama-nama pedagang sayur, buah dan bahan pokok lainnya yang dapat dihubungi.

“Karena kita akan memasuki bulan Ramadhan, kita juga sudah sosialisasikan pabukoan online. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi perlu ke luar rumah untuk mendapatkan pabukoan atau kebutuhan bahan pokok,” terangnya. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here