Lubuk Basung – Menyikapi rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diusulkan Pemprov Sumbar, Kabupaten Agam secara khusus sudah menyatakan kesiapan, karena serangkaian langkah sudah dilakukan, termasuk pengamanan pangan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTP2) Covid-19 Kabupaten Agam M. Dt. Maruhun, mayoritas daerah di sekeliling kabupaten Agam, sudah ada data warga yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saat ini, di Kabupaten Agam, masih dalam posisi kuning dan siaga, dengan angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 8 orang, yang saat ini dalam pengawasan khusus tim medis.

“Kita berharap, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kabupaten Agam terhindar dari musibah ini, “ sebut M. Dt. Maruhun yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Agam itu.

Terkait dengan usulan Pemprov Sumbar untuk menerapkan PSBB di seluruh daerah termasuk kabupaten Agam kepada Menkes RI, M. Dt. Maruhun menegaskan, secara khusus kabupaten Agam sudah siap, bahkan langkah-langkah penanganan sudah sampai pada distribusi pangan untuk warga, yang saat ini sudah menyelesaikan tahap II.

Bahkan M. Dt. Maruhun menegaskan, sesuai instruksi bupati Agam Dr. Indra Catri, langkah-langkah taktis strategis akan terus dilakukan, terutama dalam mengamankan dan menyelamatkan masyarakat, baik dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, termasuk dalam kesiapsiagaan pangan untuk masyarakat.

“Kuncinya peran masyarakat, taati himbauan dan instruksi pemerintah. Social-physical distancing harus betul-betul ditaati, berdiam diri di rumah, rajin cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir serta pakai masker jika terpaksa ke luar rumah, “ tegasnya. (KP-pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here