Foto : amcnews.co.id

Komapos.com, LUBUK BASUNG – Semarak malam takbiran menyambut Idul Adha 1440 H di Ibu Kota Lubuk Basung Kabupaten Agam, Sabtu (10/8) malam, berlangsung meriah. Setidaknya sebanyak 74 grup pawai ambil bagian dalam kemeriahan tersebut.

Semarak pawai takbiran itu dilepas langsung oleh Bupati Agam Indra Catri, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria dengan titik awal di depan Masjid Agung Nurul Fallah. Berikut daftar pemenang semarak pawai malam takbiran di Kabupaten Agam.

Untuk tingkat SD, juara pertama diboyong SDN 63 Surabayo dengan hadiah uang tunai Rp 3.000.000, juara kedua dan ketiga masing-masing mendapat Rp2.000.000 dan Rp1.000.000 diraih SDN 23 Parik Rantang serta group MTQ Baiturahmah Simpang IV Mato Aia.

Sementara untuk tingkat SMP juara satu diraih oleh grup SMPN 1 Lubuk Basung, juara dua dan tiga diraih oleh grup MTsN 9 Agam dan grup MTSN 4 Agam. Tingkat SLTA, umum dan Majelis Taklim, juara tiga grup Masjid Nurul Ikhlas Talago, juara dua utusan SMKN 1 Lubuk Basung, juara satu MAN 5 Agam.

Panitia melalui dana Baznas Agam juga menyiapkan dana transportasi bagi peserta yang berasal dari Lubuk Basung maupun dari luar Kecamatan Lubuk Basung seperti Tanjung Raya, Ampek Nagari dan Tanjung Mutiara.

“Dengan total dana transportasi sebesar Rp16.400.000. Rinciannya dari dalam Lubuk Basung Rp200.000 per grup dan luar Lubuk Basung Rp400.000 per grup,” ujar Kabag Kesra Setda Agam, Syatria.

Dikatakannya, adapun yang menjadi penilaian ialah takbir yang menggema, ornamen, lagu, tajwid dan fasahah, adat serta disiplin.

Bupati Agam dalam sambutan menyebutkan, bahwa menyambut baik sekaligus berterima kasih kepada masyarakat Lubuk Basung yang telah ikut meramaikan pawai akbar umat Islam tersebut.

“Ini baru di Lubuk Basung kalau digabungkan seluruh Kabupaten Agam mungkin jutaan. Untuk itu saya ucapkan kepada masyarakat terutama para guru yang sudah mengatur dan membina anak-anak kita. Ini adalah peristiwa penting. Menunjukkan bahwa kita sudah membela Agama Islam,” ujar bupati.

Menurutnya, dari kegiatan tersebut bukan siapa mencari pemenang, namun siapa diantara mereka (anak-anak) yang banyak mencari kawan.

“Karena salah satu tujuan kegiatan ini sebagai ajang silahturahim diantara anak dan para guru mengaji serta para orangtuanya,” tuturnya. (KP/Fadil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here