Lubuk Basung – Curahan hujan tinggi disertai angin kencang yang mengguyur Sumatera Barat (Sumbar) sekitarnya mengakibatkan terjadi longsor dan pohon tumbang di beberapa titik di Kabupaten Agam.

Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam terjadi bencana pohon tumbang dan tanah longsor di beberapa lokasi.

Yang pertama longsor terjadi di Sungai Taleh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, minggu (26/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian di Nagari Panta Pauah Kecamatan Matur, sekitar pukul 08.30 WIB.

Sebelumnya peristiwa yang sama juga terjadi di Bukik Apik, Kecamatan Malalak, di penghubung Padang Bukittinggi Via Malalak yang mengakibatkan akses lalulintas putus total.

Kemudian bencana pohon tumbang yang menutupi jalan Raya Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (26/4) sekitar pukul 09.00 Wib. Di waktu yang sama pohon tumbang menutupi jalan terjadi juga di Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur.

“Akibat tanah longsor dan pohon tumbang sehingga menutupi jalan dan lalu lintas jadi terganggu,” kata kepala BPBD, Agam M.luthfie AR saat dikomfimasi komapos.com.

Ia menambahkan, BPBD Agam, Satpol PP, Damkar, TNI, Polri dan masyarakat sudah melakukan pembersihan material tanah longsor dan pohon tumbang. “Saat ini ada tiga alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Usaha Sumbar telah dikerahkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan kabupaten agam merupakan kawasan bencana tanah longsor dan pohon tumbang bila curah hujan tinggi, hal itu disebabkan agam merupakan kawasn perbukitan dn kontur tanah cenderung labil jika curah hujan tinggi.

Saat ini pembersihan material longsor dan kayu sebagian lokasi sudah selesai dilaksanakan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, namun jalan provinsi di Malalak masih dalam pengerjaan. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here