Lubuk Basung – Sebanyak 262 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung terima bantuan masker dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Agam, Kamis (9/4). Bantuan tersebut dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkup lapas.

Kepala Lapas (Kalapas) Lubuk Basung, Suroto mengatakan bantuan masker yang diberikan sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di rutan. Dikatakan, rutan merupakan wilayah yang cukup rentan terjadinya penyebaran.

“Apresiasi atas bantuan yang diberikan, semoga masker-masker ini dapat mencegah warga binaan dari terjangkit Covid-19,” katanya.

Dikatakan Kalapas, aturan pengenaan masker di lingkup rutan merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Dikatakan seluruh narapidana dan petugas lapas wajib kenakan masker.

“Masker yang diberikan BLK Agam rasanya cukup untuk seluruh warga binaan ditambah petugas lapas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan menyalurkan sebanyak 300 masker bagi warga binaan. Masker tersebut merupakan produksi BLK Agam dalam menyokong upaya percepatan penaganan Covid-19.

“Pada situasi siaga Covid-19 seperti saat sekarang ini, mengenakan masker adalah suatu keharusan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya saat menyerahkan bantuan masker di Lapas Lubuk Basung.

Dijelaskan, pemilihan kain yang digunakan juga tidak sembarangan. Kain oxford ini terbuat dari katun dengan sedikit campuran tetoron. Pengerjaannya pun didobel agar lebih aman, selain itu masker ini bisa dipakai beberapa kali dan bisa dicuci tanpa merusak masker.

“Pembuatan masker dari kain oxford lapis dua sesuai dengan standar Dinas Kesehatan. Dengan harapan, agar bisa dipakai berulang-berulang,” kata Retmiwati. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here