Lubuk Basung – Masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak langsung Covid-19 bakal menerima bantuan dari pemerintah setempat. Bupati Kabupaten Agam, Dr. Indra Catri, meminta kepada walinagari atau tim khusus untuk mengantarkan langsung beras bantuan ke rumah warga.

“Diharapkan kepada walinagari atau tim untuk mengantarkan langsung bantuan ini ke rumah masyarakat atau juga bisa melalui tim khusus, relawan, ojek dan lainnya. Tetapi harus memiliki data dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (1/4).

Dijelaskan Indra Catri, bantuan disalurkan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan akibat dampak Covid-19. Terutama bagi yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di luar penerima bantuan PKH.

“Kabupaten menyediakan bantuan beras dan garam. Sedangkan nagari sayur-sayuran dan buah-buahan yang dibeli langsung dari petani lokal,” ujarnya.

Indra Catri mewajibkan pihak nagari membeli hasil pertanian lokal yang akan disalurkan kepada masyarakat. Hal itu sebagai upaya untuk membantu petani di nagari tersebut.

Pembagian bantuan ini sesuai jumlah anggota keluarga. Apabila anggota keluarga 1 orang, dibantu 10 kilogram beras, garam dan bantuan dari nagari. Jika lebih, bisa 20 kilogram hingga 30 kilogram beras ditambah bantuan dari nagari.

Dengan demikian, masyarakat jangan takut untuk kebutuhan sandang pangannya, karena wali nagari akan mengantarkannya langsung ke rumah masing-masing.

Sedangkan kebutuhan lain seperti, bawang prai, seledri, cabai dan lainnya masyarakat bisa memanfaatkan hasil program Agam Menyemai yang dilaksanakan selama ini.

Kepala Dinas Sosial Agam, Rahmi Artati bagi nagari yang telah menerima beras dari bulog telah bisa menyalurkannya kepada masyarakat. Hari ini ada beberapa nagari yang menyalurkan seperti di Kecamatan Banuhampu, Ampek Angkek, Tilatang Kamang dan Lubuk Basung.

“Masyarakat luar DTKS juga dibantu. Apabila mereka melapor ke wali nagari dan diusulkan ke Dinas Sosial, kita akan menyediakan bantuan,” katanya.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here