Lubuk Basung – Antisipasi kekurangan alat pelindung diri (APD) di beberapa titik pelayanan medis di kabupaten Agam, termasuk di Rumah Sakit Mutiara Biru, Nagari Gasan Gadang, kecamatan Tanjung Mutiara, bupati Agam Dr.H.Indra Catri langsung serahkan APD.

Minggu (10/5) sore, Bupati Agam mengantarkan APD level 3 ke RS.Mutiara Biru yang kebingungan menyusul adanya pasien yang tidak bisa mendapatkan pelayanan, karena petugas tidak memiliki APD lengkap Jumat malam lalu, sehingga terpaksa dilarikan ke puskesmas Tiku dan dirujuk ke RSUD Lubukbasung.

Bahkan, pasien dari Pasaman itu, akhirnya meninggal di RSUD Lubukbasung yang langsung ditangani dengan protokol covid-19 sampai ke proses penguburan di kampung halamannya di Pasaman. Sampai malam kini, belum diperoleh informasi, hasil test swab terhadap pasien yang meninggal itu, apakah terpapar covid-19 atau tidak.

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri yang secara mendadak mengantarkan dua kantong APD untuk membantu operasional penanganan pasien di RS.Mutiara Biru, Minggu sore tadi, juga terlibat diskusi ringan dengan petugas medis di rumah sakit swasta tersebut, dan meminta dukungan bersama seluruh elemen yang ada dalam penanganan penyebaran covid-19 di Agam.

Bupati Agam yang didampingi Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM, menyebutkan, bantuan APD untuk RS.Mutiara Biruoleh bupati Agam itu, setelah sebelumnya mencuat masalah ketakutan petugas medis di rumah sakit tersebut dalam melayani warga yang diduga menderita kelainan di paru-paru, yang sempat kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.

“ Bupati langsung memberikan bantuan APD untuk rumah sakit tersebut, yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan, dengan proses pelayanan sesuai dengan protap penanganan covid-19,harus memakai APD lengkap sesuai SOP yang sudah ditetapkan, “ tegas Rahman.

Dukungan Pemkab.Agam pada seluruh sarana medis yang ada di kabupaten Agam, untuk ketersediaan APD itu,dilakukan bupati Agam beberapa hari terakhir, setelah pihak Pemkab. Agam mendatangi beberapa puskesmas dan sarana lainnya medis lain, mengingat saat ini, potensi penyebaran covid-19 trendnya meningkat di kabupaten Agam, bahkan saat ini sudah tercatat 10 petugas kesehatan yang positif terpapar virus corona di Agam.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here