Limapuluh Kota – Wabah penularan virus corona yang kian meningkat membuat seluruh lini berlomba membuat inovasi menciptakan Alat Pelindung Diri (APD), masker hingga peralatan kesehatan. Seperti yang dilakukan anak nagari Sungai Beringin, yang sukses merancang alat sterilisasi.

Armen AW, seorang putra nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota berhasil membuat bilik sterilisasi. Bilik ini berfungsi mendisinfeksi warga yang ingin berkunjung ke kantor wali nagari dan fasilitas umum.

“Alat ini saya buat sendiri berkat dukungan Bapak wali nagari dan perangkat. Mudah-mudahan, alat ini berfungsi maksimal dan bisa dimanfaatkan mengantisipasi penyeberan virus corona,” tutur Armen AW, kepada wartawan usai simulasi uji coba bilik sterilisasi di kantor wali nagari Sungai Beringin, Selasa (7/4) siang.

Tampak dalam simulasi uji coba tersebut, Camat Payakumbuh Syaiful, Wali Nagari Sungai Beringin, Lukman H Dt Sinaro Nan Babudi, hingga sejumlah tokoh masyarakat. Bilik kubus setinggi 2 meter berkerangka besi dengan dinding plastik bening tersebut, tampak berfungsi baik memakai sistem uap.

Armen menyebut, ide penemuannya pembuatan bilik sterilisasi didapat dari teman-teman komunitasnya di berbagai daerah yang kini mulai memproduksi alat tersebut. Ia terpikir membuat bilik sterilisasi karena melihat kelangkaan alat serta tingginya ancaman penularan virus ke masyarakat.

Sistem yang digunakan alat, adalah dengan penguapan cairan antiseptic ke tubuh manusia. Alat sterilisasi yang menggunakan listrik sebagai sumber utama itu, katanya, dirancang memperhatikan standar WHO dan Kementerian Kesehatan RI.

“Sistemnya hampir sama dengan yang kini banyak beredar. Kita pakai cairan antiseptic, bukan disinfektan. Cairan antiseptic dilebur menggunakan sensor uap, kemudian uap tadi disemprotkan ke tubuh bagian luar. Saya bisa jamin, alat ini tidak membahayakan bagi kesehatan,” tuturnya.

Jika dibutuhkan, Armen menyebut, dirinya siap menambah produksi alat tersebut guna ditempatkan di kantor-kantor pemerintah, masjid hingga tempat fasilitas umum. Untuk produksi pertamanya, dia mengaku, masih memakai dana pribadi yang terbatas.

Camat Payakumbuh, Syaiful, mengaku apresiasi atas kesuksesan anak nagari Sungai Beringin yang sudah mampu menciptakan bilik sterilisasi. Temuan alat tersebut, katanya, sangat berguna secara kesehatan dalam rangka mengantisipasi virus covid 19.

Adapun Wali Nagari Sungai Beringin, Lukman H Dt Sinaro Nan Babudi menyebut, sangat mendukung inovasi yang dibuat putra nagarinya. “Alat ini menurut kami, salah satu terobosan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di tingkat nagari,” tutur Lukman H.

Dirinya mengakui, alat tersebut kini sudah banyak diproduksi seperti di Surabaya, namun sistim yang dipakai berbeda, karena alat sterilisasi di Sungai Beringin menggunakan sistem uap. Tentu saja dengan memperhatikan standar kesehatan serta dampak resiko yang ditimbulkan.

“Yang jelas, kami mendukung agar menambah produksi alat ini. Kalau sudah memenuhi standar kesehatan, alat ini bisa ditempatkan pada fasilitas-faslitas umum, seperti kantor, sekolah atau masjid, demi mencegah penularan virus covid 19 ke masyarakat kita,” ungkapnya. (rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here