Lubuk Basung – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Agam Rahmi Artati, Kamis (30/4) malam, menjelaskan bahwa proses pencairan dana JPS untuk Kabupaten Agam yang telah ditetapkan didasarkan pada data yang diusulkan Pemkab Agam pada Gubernur Sumbar.

Agam dinyatakan lolos verifikasi dan sudah ditetapkan sah untuk pencairan dana oleh Provinsi melalui Pergub No. 24 tahun 2020, Kamis (30/4).

“Dana JPS tersebut direalisasikan pekan depan melalui PT Pos Indonesia, yang akan diantarkan petugas pos ke rumah warga penerima JPS,” ujar Kadis.

Dijelaskan, besaran dana JPS dari Pemprov Sumbar ini adalah Rp600 ribu per KK per bulan, yang akan diberikan selama 3 bulan, yaitu April, Mei, dan Juni 2020 dengan total adalah sebesar Rp1.800.000 per KK.

“Dana JPS Provinsi Sumbar ini langsung diberikan kepada masyarakat tahap I untuk dua bulan, yaitu bulan April dan Mei 2020, artinya masyarakat terdampak langsung dapat Rp600 ribu kali dua bulan, sebesar Rp1.200.000 per KK,” ulasnya.

Mekanisme ini ditujukan untuk transparansi dan juga agar tidak terjadi pemberian ganda.

“Bagi penerima, rumahnya akan ditempeli stiker penerima JPS,” sebut Rahmi lagi.

Rahmi juga menyampaikan, selain bantuan dana JPS dari Pemprov Sumbar ini, Pemkab Agam melalui Dinsos Agam juga sudah mengusulkan dana bantuan bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 ke Kemensos RI.

“Data yang kita kirimkan tersebut tengah proses verifikasi data di tingkat Pusat,“ jelas Rahmi Artati.(KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here