Lubuk Basung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Agam melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) akan mengadakaan lelang barang bukti yang menjadi rampasan untuk negara. Setidaknya 23 unit kendaraan bermotor akan dilelangkan.

“Awalnya direncanakan lelang rampung April ini, namun karena ada bencana Covid-19, pelaksanaan lelang sedikit terundur,” kata Kepala Seksi Barang Bukti Kejari Agam, Dhonny, Kamis (16/4) di Lubuk Basung.

Dijelaskan Dhonny, saat ini pihaknya berserta Dinas Perhubungan Kabupaten Agam tengah melakukan pengecekan fisik kendaraan. Dari 23 kendaraan bermotor akan dicek kelayakan sebelum dilelang.

“Saat ini sedang berlangsung pengecekan oleh Dinas Perhubungan Agam, dalam hal ini pihak perhubungan lebih paham soal kelayakan kendaraan,” katanya.

Dirinci, dari 23 kendaraan bermotor, sebanyak 20 unit merupakan kendaraan bermotor roda dua, 3 unit kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

“20 sepeda motor, 1 mobil pickup dan 2 truk atau prah,” sebut Dhonny.

Setelah pengecekan fisik barang bukti, pihaknya berserta Dinas Perdagangan Agam akan menentukan besaran harga yang layak.

Kemudian, lelang barang bukti digelar secara online melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Prosedurnya nanti bagi yang ingin ikuti lelang bisa dilakukan secara online, bukan manual lagi,” tambahnya.

Jadual lelang barang bukti tersebut direncanakan berlangsung antara akhir April atau awal Mei 2020.

“April ini harusnya rampung, namun terkendala musibah ini, tatap muka kita menjadi terganggu, diusahakan lelang akan diadakan antara akhir April atau awal Mei 2020,” tutup Dhonny. (KP-Pit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here