Tiku – Buaya yang bertelur di kebun sawit milik warga di Ujuang Labuang Kanagarian Tiku V Jorong beberapa waktu lalu akhirnya menetas. Buaya jenis buaya muara tersebut menetaskan 15 butir telur.

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan seekor buaya muara (Crocodylus porosus) yang bertelur di kebun sawat warga Ujuang Labuang Nagari Tiku V Jorong Kabupaten Agam akhirnya menetas, Selasa (14/4).

Dikatakan Ade, buaya muara tersebut menetaskan 15 butir telur. Dikatakan, sejak diketahui bertelur di kebun warga, pihaknya terus memantau buaya tersebut hingga sekarang.

“Buaya ini telah menetaskan telur 15 butir setelah dilakukan pemantauan oleh tim Balai Konservasi sumber Budaya Alam (BKSDA) Resor Agam,” ujarnya.

Disebutkan Ade, telur buaya tersebut sudah dierami induknya sejak 90 hari lalu. Saat ini pihaknya masih terus memantau induk buaya dan ke 15 anaknya itu.

“Induk buaya terlihat sangat agresif karena melindungi dan waspada terhadap keselamatan anak-anaknya dari ancaman sekitar,” ungkap Ade.

Diketahui Buaya Muara (Crocodylus Porosus) merupakan jenis satwa yang dilindungi sesuai peraturan perundangan. Pihaknya memastikan bayi buaya ini selamat dan dikembalikan ke habitat aslinya.

“Buaya muara (Crocodiylus Porosus), biasanya bisa menetaskan telur sampai 50 butir telur, ini adalah penemuan yang ketiga kalinya semenjak tahun 2018 hingga 2019,” pungkas Ade. (KP-Jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here