Jumat, 28 November 2014

facebookTwittergoogle pluslinkedin

Hasil Rakerda LPTQ Kabupaten Agam

Agam – Komapost, Ketua Pimpinan Musda dan Rakerda Khairul Koto, S. Sos didampingi Edi Zalman, S. Ag dan Yunaldi, S. Ag, M.Pd selaku Sekretaris dan Anggota, Musda dan Rakerda tahun ini, Rabu (19/2) berhasil menetapkan delapan keputusan, yaitu keputusan tentang Tata Tertib Musda dan Rakerda, Jadwal Acara, Pimpinan Sidang, Program Kerja, Pokok Pikiran dan Rekomendasi, Pedoman dan Tata Tertib MTQ Ke 36 Tahun 2014, serta Pembentukan Tim Formatur yang bertugas menyusun Pengurus LPTQ Kabupaten Agam Periode 2014-2019.

Rumusan Komisi I yang membidangi Program Kerja LPTQ periode berikutnya mengamanahkan kepada pengurus LPTQ untuk melaksanakan pembinaan terhadap lembaga TPQ/MDTA dan Pondok Al Quran sebagai basis pembinaan cabang-cabang khusus MTQ, program pemberian bantuan (dana stimulan) kepada qari/qariah yang berprestasi bekerja sama dengan Pemkab, Baznas dan donatur lainnya, program latihan/oreientasi/training bagi Dewan Hakim/Pelatih/Kafilah MTQ dan Pengutus LPTQ, pembinaan dan pemantapan kegiatan Maghrib Mengaji dengan membentuk pilot project setiap kecamatan, melaksanakan MTQ Tingkat kabupaten sekali dalam dua tahun, serta mengikuti iven-iven STQ dan MTQ.

Sementara Komisi II, yang membidangi Pokok-pokok Pikiran merekomendasikan Ketua Umum LPTQ minimal dijabat oleh Wakil Bupati; Hadiah Juara MTQ Tingkat Kabupaten ditingkatkan, bonus umrah bagi Juara I Tingkat Propinsi tetap dipertahan, diupayakan mendirikan tiga Pondok Al Qur’an Kabupaten (untuk wilayah barat, tengah, dan timur); Festival Antar Pondok Pesantren dan Madrasah sesuai cabang/golongan MTQ; membumikan Al Qur’an melalui pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan dan Tingkat Nagari dengan biaya APBD; mendukung program ”one day one ayat” dengan melaksanakan Lomba Tingkat Sekolah Umum; serta yang cukup menarik bagi Juara I MTQ Tingkat Kabupaten yang pindah ke Kabupaten/Kota lain diberi sangsi berupa dicabut kejuaraannya; camat dan Kepala KUA harus mengembalikan hak-hak yang telah diterimanya kepada LPTQ Kabupaten.

Sedangkan Komisi III, yang membidangi Pedoman dan Tata tertib MTQ Ke 36 Tingkat Kabupaten Agam Tahun 2014 di Kecamatan Malalak menetapkan MTQ ke 36 dengan melombakan 10 cabang 26 golongan musabaqah, dengan menjadikan Cabang Khutbah Jumat menjadi Golongan Khutbah Jumat, dan Golongan Azan, serta meniadakan atau minus Golongan Tilawah Tunanetra dan Tahfiz 30 Juz. Komisi III secara tegas menetapkan peserta MTQ ke 36 adalah Penduduk Kabupaten Agam, yang ditandai dengan Surat Keterangan Domisili, KTP Elektronik, Kartu Keluarga, dan Akte Kelahiran.

Keputusan lebih tegas yang ditetapkan oleh Komisi III juga terkait dengan LPTQ Kecamatan yang tidak mampu mengirim peserta pada saat dipanggil oleh LPTQ Kabupaten, maka diberi sanksi. Status dan hak pemenang/kejuaraan untuk Kecamatan dimaksud dicabut, Hadiah yang diterima dikembalikan ke LPTQ Kabupaten; dan tidak dibolehkan mengikuti cabang/golongan yang sama untuk 1 (satu) kali penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Agam. Pencabutan Kejuaraan ini ditetapkan dengan Keputusan LPTQ Kabupaten Agam, dikirim ke 16 LPTQ Kecamatan dan diumumkan pada saat Pembukaan Acara MTQ tahun berikutnya. (Mzn)